Dua Ibu merupakan novel karya Arswendo Atmowiloto yang diterbitkan oleh Gramedia, Jakarta pada tahun 1981 dengan tebal 231 halaman. Novel itu mendapat hadiah Yayasan Buku Utama Departemen P dan K pada tahun 1981. Dua Ibu berkisah tentang seorang ibu yang berlatar belakang sosial ekonomi rendah, yang mengabdikan hidupnya kepada keluarga termasuk membesarkan anak yang tidak ia lahirkan dari ...
Dilihat: 730 kali
Pulau merupakan novel karya Aspar yang diterbitkan oleh Bhakti Baru, Ujung Pandang, Sulawesi Selatan pada tahun 1976 dengan ketebalan 164 halaman. Novel ini pernah difilmkan atau disinetronkan pada tahun 1992 dengan judul "Laki-Laki dari Tanjung Bira".
Pulau menceritakan kehidupan Suno Lompoyang merasa kesepian tinggal di pulau kecil dan terpencil di Sulawesi Selatan. Tiba-tiba saja ia ...
Dilihat: 728 kali
Royan Revolusi merupakan novel karya Ramadhan K.H. yang menggambarkan keadaan masa revolusi di Indonesia. Novel itu diterbitkan pada tahun 1971, oleh Penerbit Gunung Agung, Jakarta, dengan tebal 306 halaman. Naskah cerita Royan Revolusi ini diikutsertakan dalam sayembara penulisan roman yang diadakan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) pada tahun 1968 dan dinyatakan sebagai pemenang pertama ...
Dilihat: 728 kali
Sanu Infinita Kembar merupakan karya Motinggo Busye yang semenjak tahun 1985 sampai dengan tahun 2002 sudah dua kali dicetak. Cetakan pertama diterbitkan oleh PT Gunung Agung, Jakarta pada tahun 1985 dan cetakan kedua diterbitkan oleh PT (Persero) Balai Pustaka pada tahun 2002. Pada cetakan pertama, novel Sanu Infinita Kembar terdiri atas sebelas bagian, sedangkan pada cetakan kedua hanya ...
Dilihat: 713 kali
Getaran-Getaran merupakan salah satu novel karya Haryati Soebadio yang pertama kali diterbitkan oleh PT Djambatan, Jakarta, tahun 1990. Novel Getaran-getaran berisi ajakan kepada pembaca untuk berdiskusi tentang berbagai pemikiran seputar mistik. Haryati bercerita tentang Rani yang menjadi janda muda karena suaminya (Pak Jul) meninggal tiba-tiba. Isu yang beredar tentang suami Rani itu karena ...
Dilihat: 713 kali
Djalan Terbuka merupakan novel karya Ali Audah yang diterbitkan tahun 1971 oleh Penerbit Litera. Novel itu terdiri atas 15 bagian dan setiap bagian ditandai dengan huruf Romawi. Djalan Terbuka mengisahkan tentang keluarga Sanusi. Setelah Pak Sanusi meninggal, Nyonya Sanusi dan kedua anaknya (Kamal dan Ida) pindah dari Karawang ke Jakarta. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, Nyonya ...
Dilihat: 713 kali
Sitti Nurbaya merupakan novel kedua karya Marah Rusli sesudah novel Azab dan Sengsara. Di bawah judul novel ini tertulis anak judul: "Kasih Tak Sampai". Novel ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1922 oleh Balai Pustaka.
Sampai dengan tahun 2008 novel ini telah memasuki cetakan ke-44. Secara berturut-turut Sitti Nurbaya diterbitkan sebagai berikut. Cetakan ke-2 pada tahun 1925, ...
Dilihat: 710 kali
Di Ambang Fajar merupakan novel karya Sri Bekti Subakir yang diterbitkan oleh Pustaka Jaya, Jakarta pada tahun 1974. Novel itu mendapat hadiah pertama dari Yayasan Buku Utama pada tahun 1974. Novel setebal 168 halaman itu terdiri atas dua belas bab. Di Ambang Fajar mengisahkan kehidupan Herdiarto atau Herdi, seorang anak pasangan guru dan bidan, yang menderita cacat fisik karena polio. Pada ...
Dilihat: 707 kali
Gedono-Gedini merupakan kumpulan cerpen karya Satyagraha Hoerip. Kumpulan cerpen ini diterbitkan oleh Balai Pustaka tahun 1990. Cetakan ke-2 tahun 1993. Sebagian besar cerpen Satyagraha Hoerip bernada protes sosial yang menyampaikan amanat penderitaan rakyat yang tertindas, misalnya petani yang harus melepaskan sawahnya dibeli murah dan becak untuk pencari nafkahnya dirampas. Selain itu, ada ...
Dilihat: 701 kali
Di Bawah Kaki Pak Dirman merupakan kumpulan cerpen karya Nasjah Djamin yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1967 oleh Dian, Yogjakarta. Kumpulan cerpen itu kemudian diterbitkan kembali oleh Balai Pustaka pada tahun 1986. Di dalam kumpulan cerpen itu terdapat delapan buah cerpen yang berjudul "Pertemuan", "Turunan-Turunan Bangsawan", "Debu Berembun Dilabuh", "Di Bawah Kaki Pak Dirman", ...
Dilihat: 698 kali
|