• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
Sekitar 20 hasil ditemukan
Pengadilan Puisi
Pengadilan Puisi, tepatnya "Pengadilan Puisi Indonesia Mutakhir", merupakan nama sebuah acara yang diselenggarakan Yayasan Arena. Acara ini diadakan di Aula Universitas Parahyangan, Bandung, 8 September 1974 dan diikuti oleh sejumlah pengarang Indonesia. Dalam acara ini, Slamet Kirnanto—yang bertindak sebagai "Jaksa"—membacakan "tuntutan"-nya yang berjudul "Saya Mendakwa ...
Dilihat: 2186 kali
Kategori: Gejala Sastra
Kritik Ganzheit
Kritik Ganzheit merupakan suatu kritik seni (sastra) yang diperkenalkan Arief Budiman lewat esainya "Metode Ganzheit dalam Kritik Seni" yang dimuat majalah Horison No.4 Th.III, April 1968. Pada akhir tahun 1960-an terjadi perdebatan dan polemik kritik sastra antara golongan pengikut kritik sastra Ganzheit dan pengikut kritik sastra akademik (yang kemudian menamakan dirinya kritikus ...
Dilihat: 1985 kali
Kategori: Gejala Sastra
Heboh Sastra 1968
Majalah Sastra terbitan Agustus 1968 memuat cerpen Kipanjikusmin yang berjudul "Langit Makin Mendung". Selain di majalah sastra tersebut, cerpen ini pun dapat kita baca dalam buku H.B. Jassin, Heboh Sastra: Suatu Pertanggunganjawab (Jakarta: Gunung Agung, 1970). "Langit Makin Mendung" cerpen Kipanjikusmin dimuat dalam majalah Sastra No.8 Th. VI, Agustus 1968, hlm. 3—8. Kemudian ...
Dilihat: 1964 kali
Kategori: Gejala Sastra
Banjir Roman
"Banjir Roman" merupakan judul artikel, atau sekurang-kurangnya bagian artikel yang mengungkapkan keprihatinan atas munculnya roman yang mengusung selera rendah dalam jumlah yang besar. Banjir roman menjadi suatu peristiwa yang merujuk pada sebuah kondisi penerbitan roman-roman di Medan sekitar tahun 1930-an─1940-an. Saat itu di kota Medan dan sekitarnya terbit roman-roman yang berisi ...
Dilihat: 1697 kali
Kategori: Gejala Sastra
Venus
Venus merupakan dewi kecantikan dan dewi cinta bangsa Romawi kuno. Sejak semula mereka memujanya sebagai dewi musim semi, dewi tanaman anggur, bunga, dan sayuran. Lama- kelamaan orang Romawi memandang venus sebagai Aphrodite, dewi cinta bangsa Yunani kuno. Ia menjadi dewi cinta bagi bangsa Romawi dan kisahnya pun menyatu dengan kisah Aphrodite. Venus dikisahkan berasal dari buih Lautan ...
Dilihat: 1235 kali
Kategori: Gejala Sastra
Sastrawan Malioboro
Sastrawan Malioboro merupakan sebutan yang diberikan oleh Farida Soemargono dalam disertasinya (2004) terhadap komunitas sastrawan (dan seniman) yang mangkal di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta, pada tahun 1960-an. Identitas sebagai komunitas sastrawan Malioboro dilekatkan pada mereka karena di tempat itulah mereka berdiskusi dan menggali ide-ide cemerlang yang kemudian dituangkan ke ...
Dilihat: 1142 kali
Kategori: Gejala Sastra
Isa
Isa merupakan nama salah seorang nabi. Dalam Alquran dijelaskan bahwa Isa adalah seorang nabi, rasul, yang dilahirkan oleh Mariyam. Dia membawa ajaran monoteisme. Isa, yang oleh umat Kristen disebut Yesus Kristus, dipandang sebagai Allah-manusia. Selama hidupnya di dunia, Isa (Yesus) banyak melakukan perbuatan mukjizat, antara lain menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati. ...
Dilihat: 1058 kali
Kategori: Gejala Sastra
Sastra Kitsch
Karya seni tanpa nilai seni biasa disebut sebagai kitsch, suatu bentuk vulgaritas dan pandangan dalam bahasa. Kitsch, menurut Sapardi Djoko Damono, merupakan sebuah istilah umum yang dikenakan pada karya tiruan yang mengambil bahan dari kesan yang sejati yang dibuat atau disusun untuk memenuhi selera masyarakat luas namun tidak peka terhadap inti kesan. Pada abad ke-19 pengertian kitsch rapat ...
Dilihat: 1034 kali
Kategori: Gejala Sastra
Sastra Kontekstual
Sastra Kontekstual merupakan sastra yang menyuarakan manusia dan persoalan zamannya atau yang mengungkapkan konteks zamannya. Dalam sastra kontekstual, tercermin realitas zaman dan kehidupan sosial zaman yang bersangkutan. Dengan sastra kontekstual, akan terbaca dan terdengar suara manusia zamannya itu yang dibatasi oleh waktu dan lingkungan tertentu. Menurut Arief Budiman (Minggu, 6 ...
Dilihat: 905 kali
Kategori: Gejala Sastra
Paus Sastra
Paus Sastra merupakan julukan yang diberikan kepada H.B. Jassin sebagai kritikus yang berwibawa pada masanya dan julukan itu dikemukakan oleh Gajus Siagian, wartawan yang mempunyai perhatian pada masalah sastra. Gajus Siagian mengemukakan idenya itu dalam tulisannya yang berjudul "Esai dan Kritik Sastra Indonesia Dewasa Ini" yang ditulisnya dalam majalah Kisah, Januari 1957. Julukan ...
Dilihat: 866 kali
Kategori: Gejala Sastra
 << 
 1 
 2 
© 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
 
Sekitar 20 hasil ditemukan
 
 
Pengadilan Puisi
Pengadilan Puisi, tepatnya "Pengadilan Puisi Indonesia Mutakhir", merupakan nama sebuah acara yang diselenggarakan Yayasan Arena. Acara ini diadakan di Aula Universitas Parahyangan, Bandung, 8 September 1974 dan diikuti oleh sejumlah pengarang Indonesia. Dalam acara ini, Slamet Kirnanto—yang bertindak sebagai "Jaksa"—membacakan "tuntutan"-nya yang berjudul "Saya Mendakwa ...
Dilihat: 2186 kali
Kategori: Gejala Sastra
Kritik Ganzheit
Kritik Ganzheit merupakan suatu kritik seni (sastra) yang diperkenalkan Arief Budiman lewat esainya "Metode Ganzheit dalam Kritik Seni" yang dimuat majalah Horison No.4 Th.III, April 1968. Pada akhir tahun 1960-an terjadi perdebatan dan polemik kritik sastra antara golongan pengikut kritik sastra Ganzheit dan pengikut kritik sastra akademik (yang kemudian menamakan dirinya kritikus ...
Dilihat: 1985 kali
Kategori: Gejala Sastra
Heboh Sastra 1968
Majalah Sastra terbitan Agustus 1968 memuat cerpen Kipanjikusmin yang berjudul "Langit Makin Mendung". Selain di majalah sastra tersebut, cerpen ini pun dapat kita baca dalam buku H.B. Jassin, Heboh Sastra: Suatu Pertanggunganjawab (Jakarta: Gunung Agung, 1970). "Langit Makin Mendung" cerpen Kipanjikusmin dimuat dalam majalah Sastra No.8 Th. VI, Agustus 1968, hlm. 3—8. Kemudian ...
Dilihat: 1964 kali
Kategori: Gejala Sastra
Banjir Roman
"Banjir Roman" merupakan judul artikel, atau sekurang-kurangnya bagian artikel yang mengungkapkan keprihatinan atas munculnya roman yang mengusung selera rendah dalam jumlah yang besar. Banjir roman menjadi suatu peristiwa yang merujuk pada sebuah kondisi penerbitan roman-roman di Medan sekitar tahun 1930-an─1940-an. Saat itu di kota Medan dan sekitarnya terbit roman-roman yang berisi ...
Dilihat: 1697 kali
Kategori: Gejala Sastra
Venus
Venus merupakan dewi kecantikan dan dewi cinta bangsa Romawi kuno. Sejak semula mereka memujanya sebagai dewi musim semi, dewi tanaman anggur, bunga, dan sayuran. Lama- kelamaan orang Romawi memandang venus sebagai Aphrodite, dewi cinta bangsa Yunani kuno. Ia menjadi dewi cinta bagi bangsa Romawi dan kisahnya pun menyatu dengan kisah Aphrodite. Venus dikisahkan berasal dari buih Lautan ...
Dilihat: 1235 kali
Kategori: Gejala Sastra
Sastrawan Malioboro
Sastrawan Malioboro merupakan sebutan yang diberikan oleh Farida Soemargono dalam disertasinya (2004) terhadap komunitas sastrawan (dan seniman) yang mangkal di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta, pada tahun 1960-an. Identitas sebagai komunitas sastrawan Malioboro dilekatkan pada mereka karena di tempat itulah mereka berdiskusi dan menggali ide-ide cemerlang yang kemudian dituangkan ke ...
Dilihat: 1142 kali
Kategori: Gejala Sastra
Isa
Isa merupakan nama salah seorang nabi. Dalam Alquran dijelaskan bahwa Isa adalah seorang nabi, rasul, yang dilahirkan oleh Mariyam. Dia membawa ajaran monoteisme. Isa, yang oleh umat Kristen disebut Yesus Kristus, dipandang sebagai Allah-manusia. Selama hidupnya di dunia, Isa (Yesus) banyak melakukan perbuatan mukjizat, antara lain menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati. ...
Dilihat: 1058 kali
Kategori: Gejala Sastra
Sastra Kitsch
Karya seni tanpa nilai seni biasa disebut sebagai kitsch, suatu bentuk vulgaritas dan pandangan dalam bahasa. Kitsch, menurut Sapardi Djoko Damono, merupakan sebuah istilah umum yang dikenakan pada karya tiruan yang mengambil bahan dari kesan yang sejati yang dibuat atau disusun untuk memenuhi selera masyarakat luas namun tidak peka terhadap inti kesan. Pada abad ke-19 pengertian kitsch rapat ...
Dilihat: 1034 kali
Kategori: Gejala Sastra
Sastra Kontekstual
Sastra Kontekstual merupakan sastra yang menyuarakan manusia dan persoalan zamannya atau yang mengungkapkan konteks zamannya. Dalam sastra kontekstual, tercermin realitas zaman dan kehidupan sosial zaman yang bersangkutan. Dengan sastra kontekstual, akan terbaca dan terdengar suara manusia zamannya itu yang dibatasi oleh waktu dan lingkungan tertentu. Menurut Arief Budiman (Minggu, 6 ...
Dilihat: 905 kali
Kategori: Gejala Sastra
Paus Sastra
Paus Sastra merupakan julukan yang diberikan kepada H.B. Jassin sebagai kritikus yang berwibawa pada masanya dan julukan itu dikemukakan oleh Gajus Siagian, wartawan yang mempunyai perhatian pada masalah sastra. Gajus Siagian mengemukakan idenya itu dalam tulisannya yang berjudul "Esai dan Kritik Sastra Indonesia Dewasa Ini" yang ditulisnya dalam majalah Kisah, Januari 1957. Julukan ...
Dilihat: 866 kali
Kategori: Gejala Sastra
 
 
 << 
 1 
 2 
 
 
© 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa